Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

News

KKN STKIP Al-Amin dan INSIA Indramayu Hadirkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an

badge-check


					KKN STKIP Al-Amin dan INSIA Indramayu Hadirkan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an Perbesar

Mahasiswa KKN STKIP Al-Amin dan INSIA Indramayu membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an di mushola Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis. (foto/red/IS)

Indramayu, Site – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kampus STKIP Al-Amin dan Institut Studi Islam Al-Amin (INSIA) Indramayu terjun langsung ke tengah masyarakat Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, dengan menggelar program pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak.

Program ini menjadi upaya konkret menekan angka buta huruf Al-Qur’an sekaligus mendukung penguatan pendidikan keagamaan di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 19 Januari hingga 19 Februari 2026.

Setiap harinya, mahasiswa KKN mengajar mengaji secara rutin di mushola dan lingkungan warga dengan menyasar anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja.

Tidak hanya fokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an, mahasiswa KKN juga membekali peserta dengan dasar-dasar tajwid serta adab dalam belajar mengaji.

Pendekatan pembelajaran dibuat interaktif agar anak-anak merasa nyaman dan termotivasi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Sumbermulya, Farhan, mengatakan program ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang lahir dari kebutuhan masyarakat.

“Di lapangan masih kami temukan anak-anak yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Melalui KKN ini, mahasiswa hadir membantu masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an,” kata Farhan, Rabu (28/01/2026).

Sementara itu, Koordinator Desa KKN Sumbermulya, Nuril Anwar, menilai antusiasme anak-anak dan dukungan warga menjadi faktor penting keberhasilan program.

“Kami berusaha menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Alhamdulillah, respon warga sangat positif dan semangat anak-anak untuk mengaji terus meningkat,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Al-Amin dan INSIA Indramayu, Dr. Hidayat.

Menurutnya, program KKN ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan sosial dan keagamaan.

“KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi wujud kontribusi nyata kampus bagi masyarakat. Program ini sejalan dengan visi kampus dan arah kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat karakter religius generasi muda,” tuturnya. (Red/***)

Baca Lainnya

Komunitas Jurnalis Balongan Sukses Gelar Rakerda ke-3 di Ipukan Kuningan, Ini Program Kerjanya

24 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Niat Lerai Perkelahian, Petani di Indramayu Tewas Dikeroyok dan Ditusuk

16 Oktober 2026 - 18:42 WIB

9.360 Botol Miras Dimusnahkan di Indramayu, Bupati Lucky Hakim Sebut Denda Ringan Tak Bikin Penjual Kapok

15 Oktober 2026 - 20:11 WIB

4 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Pulang Dapati Istri Punya Dua Anak dari Pria Lain, Suami Lapor Polis

7 Oktober 2026 - 16:01 WIB

143 Siswa Keracunan Usai Santap MBG, Dinkes Duga Ayam Tepung Jadi Pemicu

6 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Trending di Desa