Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

badge-check


					Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Perbesar

Rumah korban perampokan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu telah dipasangi garis polisi. (foto/red/Riyan)

Indramayu, Site – Perampokan terjadi di sebuah rumah mewah di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Pemilik rumah, Komariyah (45), diduga dianiaya dan diculik pelaku. Sejumlah barang berharga milik korban juga raib.

Sehari kemudian, Selasa (3/11/2026) pagi, mobil Mitsubishi Xpander putih yang diduga milik korban ditemukan terbakar di kawasan hutan jati Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu. Di dalam kendaraan tersebut ditemukan jenazah perempuan yang diduga merupakan Komariyah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa siang, rumah korban telah dipasangi garis polisi. Sementara itu, sejumlah warga berkumpul di rumah keluarga besar korban yang tidak jauh dari lokasi kejadian untuk memberikan dukungan.

Suami korban, Dudung Badrun, menceritakan bahwa sebelum kejadian, istrinya sempat meminta uang Rp 3,5 juta untuk berbelanja ke Cirebon bersama teman-temannya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, anak bungsunya berangkat sekolah. Dua jam kemudian, Dudung menyusul pergi bekerja, sedangkan Komariyah masih berada di rumah untuk bersiap menunggu temannya.

“Kemudian jam 06.00 WIB, anak saya yang bungsu pergi ke sekolah, dan jam 08.00 WIB saya pergi kerja, sedangkan istri saya waktu itu sedang siap-siap menunggu temannya,” ujarnya.

Sebelum berangkat bekerja, Dudung masih melihat istrinya duduk santai di bangku teras rumah. Ia tidak menyangka itu menjadi kali terakhir melihat istrinya sebelum peristiwa tersebut terungkap.

Kecurigaan muncul sekitar pukul 14.00 WIB ketika anak bungsunya pulang sekolah. Setibanya di rumah, ia mendapati pintu terkunci dan gorden tertutup. Kondisi itu tidak biasa karena biasanya gorden rumah dibiarkan terbuka.

“Itu rumah dalam keadaan dikunci. Biasanya rumah itu hordengnya tidak tertutup tapi siang itu hordeng tertutup dan rumah dikunci, kuncinya tidak ada,” kata Dudung.

Mengira ibunya belum pulang, anak tersebut menunggu di teras hingga tertidur. Namun, sampai waktu magrib, Komariyah belum juga kembali. Ia kemudian mendatangi rumah paman dan bibinya untuk menanyakan keberadaan sang ibu.

Setelah mendapat kabar tersebut, Dudung meminta keluarga membuka rumah dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Saat berhasil masuk, keluarga mendapati kondisi rumah berantakan, sejumlah lemari telah dibongkar, dan bercak darah terlihat di beberapa bagian.

“Setelah dibongkar, kenyataannya seperti itu. Rumah dalam kondisi berantakan, ada banyak bercak darah, dan kondisi lemari dibongkar,” kata Dudung.

Dudung mengatakan, sejumlah barang milik keluarga turut hilang, di antaranya uang tunai ratusan juta rupiah, perhiasan emas dengan berat diperkirakan mencapai setengah kilogram, serta satu unit Mitsubishi Xpander putih.

Sejak kejadian itu, keluarga tidak lagi dapat menghubungi Komariyah. Kekhawatiran mereka semakin besar setelah mendapat kabar penemuan mobil terbakar yang diduga milik keluarga mereka di Desa Cikawung.

Dudung membenarkan kendaraan tersebut merupakan mobil keluarganya. Ia juga menduga jenazah perempuan yang ditemukan di dalamnya adalah istrinya. Meski demikian, keluarga belum menerima kepastian identitas dari kepolisian.

“Iya betul, mobil yang terbakar di Cikawung itu mobil kami, berikut juga korban yang ditemukan di situ. Namun dari polisi belum memberikan informasi resmi kepada kami, tapi harapan kami semoga Hj Komariah selamat,” tutur Dudung.

Hingga Selasa siang, keluarga masih menunggu keterangan resmi kepolisian mengenai identitas jenazah dan perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa terduga pelaku telah ditangkap. Pelaku diduga merupakan tetangga korban. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai informasi penangkapan maupun identitas terduga pelaku. (Riyan/red)

Baca Lainnya

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Lucky Hakim Pastikan Pemerintahan Indramayu Tetap Normal meski Wabup Ditahan

25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Trending di DPRD