Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto. (foto/nopianto/IS)
Indramayu, Site – Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan ratusan hektar lahan persawahan di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, terendam banjir.
Kondisi tersebut membuat para petani merugi karena persemaian padi yang baru ditanam mati membusuk akibat genangan air yang tak kunjung surut.
Selain merusak tanaman, banjir juga berdampak pada sistem irigasi di sekitar areal persawahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan ke Kementerian Pertanian RI untuk meringankan beban petani terdampak.
“Sedang kita ajukan ke Kementerian Pertanian,” ujar Sugeng, Selasa (3/2/2026).
“Bantuan yang diusulkan berupa benih,” tambahnya.
Sementara itu, seorang petani asal Desa Muntur mengaku resah karena persemaian padinya rusak akibat banjir.
“Persemaian pada mati membusuk karena sawah banjir. Curah hujan yang sangat tinggi membuat Sungai Saradan juga meluap,” ungkap Nas, seorang petani.
Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar petani bisa kembali menanam.
“Pengennya sih kita dapat dibantu pemerintah biar ringan modal usahanya,” pungkasnya.
Petani berharap proses administrasi di tingkat kementerian dapat segera rampung sehingga penanaman ulang bisa dilakukan sebelum musim tanam berakhir. (Nopianto/red)












