Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

News

Baru Cair dari Bank, Dana BOS Rp165 Juta Raib Saat Ban Mobil Kempes di Pantura Indramayu

badge-check


					Baru Cair dari Bank, Dana BOS Rp165 Juta Raib Saat Ban Mobil Kempes di Pantura Indramayu Perbesar

Mobil korban terparkir di pinggir jalan saat ban kempes. (foto/nopianto/IS)

Indramayu, Site – Uang tunai sebesar Rp165 juta milik rombongan Kepala SDN 2 Krimun, Kecamatan Losarang, raib digondol maling hanya dalam hitungan menit saat mereka memperbaiki ban mobil yang mendadak kempes di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Rabu (4/2/2026) sore sekitar pukul 15.45 WIB.

Korban, Burhanudin, S.Pd., mengungkapkan, peristiwa itu terjadi setelah dirinya bersama seorang guru dan pemilik mobil, Didi Haryanto, baru saja mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Bank BRI Cabang Indramayu.

Namun, dalam perjalanan pulang, ban kendaraan tiba-tiba bocor hingga memaksa mereka menepi di dekat masjid setempat.

“Ban mobil seperti bocor pas di Masjid Desa Larangan. Kami semua turun untuk melihat kondisi ban dan mencari tempat yang aman buat perbaikan,” ujar Burhanudin saat dihubungi wartawan.

Tak sampai 15 menit, Burhanudin terkejut saat mendapati tas miliknya yang semula berada di kursi depan sudah tidak ada.

Saat dicek ke dalam mobil, seluruh uang yang baru dicairkan pun lenyap.

Total kerugian mencapai Rp165 juta, terdiri dari dana BOS SDN Krimun 2 sebesar Rp68 juta, dana BOS SDN Tamansari Rp50 juta, serta uang pribadi korban Rp47 juta.

Aksi pencurian ini diduga menggunakan modus paku, di mana pelaku menggembosi ban korban lalu memanfaatkan kelengahan saat kendaraan diperbaiki.

Kuat dugaan korban telah dibuntuti sejak keluar dari bank.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sementara itu, pihak sekolah kini tengah berkoordinasi untuk memastikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar pasca raibnya dana bantuan tersebut. (Nopianto/red)

Baca Lainnya

Komunitas Jurnalis Balongan Sukses Gelar Rakerda ke-3 di Ipukan Kuningan, Ini Program Kerjanya

24 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Niat Lerai Perkelahian, Petani di Indramayu Tewas Dikeroyok dan Ditusuk

16 Oktober 2026 - 18:42 WIB

9.360 Botol Miras Dimusnahkan di Indramayu, Bupati Lucky Hakim Sebut Denda Ringan Tak Bikin Penjual Kapok

15 Oktober 2026 - 20:11 WIB

4 Tahun Jadi PMI di Taiwan, Pulang Dapati Istri Punya Dua Anak dari Pria Lain, Suami Lapor Polis

7 Oktober 2026 - 16:01 WIB

143 Siswa Keracunan Usai Santap MBG, Dinkes Duga Ayam Tepung Jadi Pemicu

6 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Trending di Desa