Proses skrining kesehatan dilakukan sebelum donor untuk memastikan kondisi pendonor memenuhi syarat medis. (foto/dwi/IS)
Indramayu, Site – Dokter Masludi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan donor darah di Gang Bebas, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Sabtu (28/2/2026) malam.
Sebanyak 80 warga mendaftar untuk membantu memenuhi stok darah selama Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman praktik Dokter Masludi itu diikuti warga dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, hingga masyarakat umum.
Para pendonor juga mendapat bingkisan berupa minyak goreng 1 liter, gula pasir, susu, biskuit, dan wadah makanan.
Perwakilan PMI Kabupaten Indramayu, Nenden, mengatakan kegiatan tersebut telah berjalan sekitar tiga tahun dan sudah digelar 12 kali secara rutin di lokasi yang sama.
“Untuk hari ini ada 80 orang yang mendaftar. Ini sangat membantu stok darah di bulan Ramadan,” ujarnya.
Salah satu pendonor rutin, Ahmad Muhajir, yang tercatat telah 27 kali mendonorkan darahnya, mengaku senang bisa kembali berpartisipasi.
“Alhamdulillah bahagia dan senang karena bisa membantu yang membutuhkan. Ayo masyarakat, kita donorkan darah karena sangat dibutuhkan,” katanya.
Dokter Masludi menambahkan, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga baik untuk kesehatan pendonor karena membantu regenerasi sel darah merah yang berumur sekitar 120 hari.
Pendonor tertua dalam kegiatan tersebut berusia 55 hingga 58 tahun, sedangkan pendonor termuda berusia 17 tahun.
Panitia menargetkan 100 pendonor dan berharap kegiatan donor darah dapat menjadi gaya hidup masyarakat Indramayu, mengingat persyaratan yang relatif mudah serta manfaatnya bagi kemanusiaan. (Dwi/Winan)







