Kolase Kantor Desa Jangga dan surat permintaan THR. (foto/nopianto/IS)
Indramayu, Site – Beredarnya surat permohonan sumbangan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk anggota Linmas di Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, memicu keresahan warga dan pelaku usaha setempat.
Surat yang beredar itu diduga kuat telah dimanipulasi oleh oknum tak bertanggung jawab.
Surat bernomor 140/594/Sekr tersebut ditujukan kepada para pemilik toko di wilayah Desa Jangga.
Dalam isinya, disebutkan bahwa permohonan sumbangan dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan nominal sumbangan bersifat sukarela.
Namun, sejumlah kejanggalan ditemukan pada dokumen yang beredar. Salah satunya adalah adanya coretan pada bagian tahun di kolom penanggalan, yang memunculkan dugaan bahwa surat tersebut bukan dokumen resmi yang baru diterbitkan.
Kuwu Desa Jangga, Nedi Prasetyo, menegaskan bahwa Pemerintah Desa Jangga tidak pernah mengeluarkan surat edaran terkait permintaan sumbangan THR kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
“Kami tidak pernah mengeluarkan edaran permohonan sumbangan THR. Surat yang beredar itu bukan dari kami,” ujar Nedi saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).
Menurut dia, surat tersebut diduga merupakan dokumen lama yang kemudian disalahgunakan dengan cara mengubah bagian tertentu, termasuk tahun penerbitan, untuk kepentingan pribadi.
Pemerintah desa pun menduga adanya oknum yang sengaja memanfaatkan momentum menjelang Lebaran untuk meraup keuntungan dengan mengatasnamakan institusi resmi.
Saat ini, pihak Pemdes Jangga tengah melakukan penelusuran guna mengungkap pelaku di balik penyebaran surat tersebut.
Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk permintaan sumbangan yang mencurigakan.
“Jika ada yang datang membawa surat serupa dan mengatasnamakan Pemdes, segera laporkan kepada kami,” kata Nedi.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kabupaten Indramayu, agar lebih berhati-hati terhadap potensi pungutan liar yang kerap muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Nopianto/red)












