Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Beri Kenyamanan Pemudik, Polres Indramayu Hadirkan Layanan Pijat Tradisional Gratis di Rest Area UPPKB Losarang

badge-check


					Beri Kenyamanan Pemudik, Polres Indramayu Hadirkan Layanan Pijat Tradisional Gratis di Rest Area UPPKB Losarang Perbesar

Layanan pijat tradisional gratis dari Polres Indramayu di Rest Area UPPKB Losarang. (foto/nopianto/IS)

Indramayu, Site – Pemandangan berbeda terlihat di tengah hiruk-pikuk arus mudik Lebaran 2026 di Rest Area UPPKB Losarang, Kabupaten Indramayu.

Tidak hanya pengamanan lalu lintas, Polres Indramayu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu menghadirkan layanan pijat tradisional gratis bagi para pemudik yang kelelahan.

Layanan ini melibatkan puluhan praktisi kesehatan tradisional yang merupakan mitra binaan Dinas Kesehatan Indramayu.

Sedikitnya 18 rumah sehat atau panti pijat turut berpartisipasi, di antaranya Rumah Terapi Bugari, Griya Sehat Al-Kautsar, Assalam, hingga Bang Jec Rilis Cedera Otot.

Salah seorang terapis, Buang Surono, mengatakan kegiatan sosial tersebut bertujuan membantu menjaga kebugaran pemudik agar tetap fokus selama perjalanan.

“Kami ingin membantu para pemudik mendapatkan penyegaran. Yang mengantuk, lelah, atau capek, kami bantu agar kembali segar melalui pijatan para terapis,” ujar Buang saat ditemui di pos pelayanan, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, layanan ini dibagi dalam tiga shift dengan total sekitar 30 hingga 40 terapis yang bersiaga setiap harinya.

Sejak dibuka pada 14 Maret 2026, layanan ini telah dimanfaatkan lebih dari 100 pemudik.

Sebelum mendapatkan pijatan, pemudik diwajibkan mendaftar dan menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah oleh tim kesehatan dari puskesmas, guna memastikan kondisi tubuh aman untuk terapi.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari para pemudik.

Suwarni (55), pemudik asal Depok yang hendak menuju Sukoharjo, mengaku terbantu dengan adanya layanan ini.

“Enak sekali, sampai ingin lagi kalau nanti lewat sini. Harapannya tahun depan layanan seperti ini tetap ada,” ujarnya sambil tersenyum.

Hal serupa disampaikan Wandi (45), pemudik asal Cikarang yang menuju Pemalang.

Ia mengaku kondisi tubuhnya menjadi lebih rileks setelah memanfaatkan layanan tersebut.

“Baru kali ini saya mencoba. Fasilitasnya lengkap dan bagus. Tadi capek sekali menyetir, setelah dipijat jadi lebih rileks,” tutur Wandi yang mudik bersama istri dan keempat anaknya.

Layanan pijat tradisional gratis, termasuk kursi pijat elektrik, rencananya akan tersedia hingga 24 Maret 2026.

Selain itu, di Rest Area UPPKB Losarang juga disediakan berbagai fasilitas pendukung lainnya, seperti musala, toilet mobile, layanan servis kendaraan gratis, cek kesehatan gratis, serta area istirahat bagi para pemudik.

Bagi pemudik yang melintas di jalur Pantura Indramayu, layanan ini dapat menjadi pilihan untuk memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. (Nopianto/red)

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu