Situasi jalur Pantura di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. (foto/nopianto/IS)
Indramayu, Site – Arus lalu lintas di jalur utama Pantura Indramayu mengalami lonjakan signifikan pada H-2 menjelang Lebaran 2026.
Berdasarkan data Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang, sebanyak 78.166 kendaraan tercatat melintasi wilayah tersebut menuju arah timur pada Kamis (19/3/2026).
Lonjakan volume kendaraan ini terpantau melalui sistem CCTV Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) yang terpasang di titik strategis UPPKB Losarang.
Pergerakan pemudik terpantau terus mengalir sejak dini hari hingga sore hari.
Kepala UPPKB Losarang, Mardian Hidrayanto, melalui petugas pengawas LHR, menyampaikan bahwa angka tersebut mencakup berbagai jenis kendaraan. Namun, sepeda motor masih mendominasi arus mudik tahun ini.
“Kendaraan roda dua masih mendominasi dengan jumlah mencapai 67.323 unit,” ujar petugas pengawas LHR dalam keterangan resminya.
Jumlah tersebut setara lebih dari 85 persen dari total kendaraan yang melintas. Dominasi kendaraan roda dua membuat ruas Pantura dipadati iring-iringan pemudik, menciptakan pemandangan khas seperti “semut hitam” yang tak terputus.
Meski terjadi lonjakan signifikan, arus lalu lintas di jalur Pantura Indramayu dilaporkan tetap dalam kondisi ramai lancar.
Pihak berwenang mengimbau para pemudik, khususnya pengendara sepeda motor, untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan posko mudik untuk beristirahat guna menghindari kelelahan selama perjalanan.
Di sisi lain, sejumlah pemudik terlihat memanfaatkan fasilitas di Rest Area UPPKB Losarang.
Puluhan sepeda motor tampak terparkir, sementara para pengendara beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.
Salah satu pemudik, Wandi (45), asal Cikarang yang hendak menuju Pemalang, mengaku terbantu dengan fasilitas yang tersedia.
“Baru kali ini saya coba. Fasilitasnya lengkap dan bagus. Tadi capek sekali bawa mobil, setelah dipijat jadi lumayan rileks,” ujarnya.
Rest Area UPPKB Losarang menyediakan berbagai layanan bagi pemudik, seperti pijat tradisional gratis, kursi pijat elektrik, mushala, toilet mobile, layanan servis kendaraan gratis, cek kesehatan, serta fasilitas istirahat lainnya.
Layanan tersebut direncanakan tetap tersedia hingga 28 Maret 2026 guna mendukung kenyamanan dan keselamatan para pemudik selama periode arus mudik Lebaran. (Nopianto/red)












