Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

FSI Desak Hakim Jatuhkan Hukuman Mati bagi Terdakwa Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

badge-check


					FSI Desak Hakim Jatuhkan Hukuman Mati bagi Terdakwa Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Perbesar

Forum Solidaritas Indramayu (FSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat. (foto/red/IS).

 

Indramayu, Site – Forum Solidaritas Indramayu (FSI) mendesak majelis hakim menjatuhkan hukuman mati kepada para terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dalam aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Senin (4/5/2026).

Koordinator Umum FSI, Bangbang Sugiono, mengatakan tuntutan hukuman mati layak dijatuhkan apabila para terdakwa terbukti bersalah dalam persidangan atas kasus pembunuhan yang menewaskan lima orang tersebut.

“Setelah dibuktikan bersalah, kami menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya, bahkan hukuman mati agar ada efek jera,” kata Bangbang.

Selain menuntut hukuman maksimal, FSI juga meminta proses persidangan berjalan transparan dan terbuka untuk publik. Mereka menilai keterbukaan sidang penting agar masyarakat dapat mengawal jalannya proses hukum secara objektif.

FSI bahkan mengusulkan agar persidangan disiarkan secara langsung sehingga publik bisa mengikuti fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

“Kami meminta kalau bisa setiap jalannya sidang ada live streaming, agar semua orang bisa menyaksikan langsung fakta-fakta persidangan dan prosesnya berjalan seterang-terangnya,” ujar Bangbang.

Dalam aksi tersebut, massa juga menegaskan agar proses persidangan tidak digiring oleh opini-opini di luar forum hukum. Mereka meminta pihak yang mengklaim adanya pelaku lain dalam kasus tersebut membuktikannya melalui mekanisme persidangan.

“Kalau memang ada pelaku lain, silakan sertakan namanya siapa. Jangan ada banyak drama di media sosial yang kemudian mem-framing pengadilan ini menjadi sumir dan tidak jelas,” tegas Bangbang.

FSI menyatakan akan terus mengawal jalannya persidangan hingga putusan dijatuhkan dan meminta semua pihak menghormati proses hukum yang tengah berlangsung. (Riyan/red)

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu