Perwakilan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berfoto bersama siswa dan jajaran guru SMK Negeri 2 Indramayu usai pelaksanaan program Pekan Nasional Mengajar bertajuk ‘Berkelana’. (foto/red/IS)
Indramayu, Site – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar program Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan” sebagai upaya membekali generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan industri, Sabtu (23/5/2026).
Program yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-27 PNM itu digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia dan menjangkau sekitar 2.700 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kegiatan tersebut diikuti puluhan siswa dari SMK Negeri 2 Indramayu.
Melalui kegiatan itu, PNM menghadirkan perwakilan perusahaan untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif mengenai perkembangan dunia kewirausahaan di era digital. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan komunikasi, kreativitas, adaptasi, hingga menjaga kesehatan mental di tengah persaingan dunia kerja.
Program tersebut dinilai relevan dengan kondisi siswa SMK saat ini yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan pola pikir inovatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi maupun kebutuhan industri.
Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Indramayu, Dian Noviana, mengapresiasi kepedulian PNM terhadap masa depan para siswa melalui program edukatif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi program PNM Mengajar ini, karena menjadi peluang bagi siswa kami untuk menambah wawasan dan memanfaatkan ilmu yang diberikan. Apalagi materi yang disampaikan sangat menarik tentang kewirausahaan dan kesehatan mental. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan,” ujar Dian Noviana.
Menurut Dian, PNM memiliki perhatian yang berbeda dibanding perusahaan lain karena tidak hanya memberikan pemahaman mengenai dunia kerja, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan kepada para siswa.
“PNM bukan hanya berbicara soal pekerjaan, tetapi juga memberikan pendampingan mengenai kewirausahaan. Ini sangat penting untuk membentuk mental dan kesiapan siswa menghadapi masa depan,” katanya.
Melalui program PNM Mengajar, PNM berharap para siswa SMK tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi generasi yang mandiri, kreatif, dan adaptif menghadapi perkembangan zaman. (Riyan/red).












