Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Hadapi Kemarau, Bupati Indramayu Lucky Hakim Bersama Warga dan Petani Salat Istisqa Mohon Hujan

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengikuti Salat Istisqa di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman, Kecamatan Anjatan. (foto/red/IS).

Indramayu, Site – Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama ratusan warga dan petani melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).

Salat memohon hujan itu digelar di tengah musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah dan berdampak pada sektor pertanian.

Usai Salat Istisqa, jemaah mengikuti khutbah dan doa bersama memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun sehingga kekeringan yang melanda Kabupaten Indramayu dapat segera teratasi.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim mengatakan Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak kekeringan, mulai dari perbaikan jaringan irigasi, peninjauan sumber-sumber air, hingga pembangunan pompa satelit. Namun, debit air yang terus menurun membuat upaya tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.

“Kita tahu Indramayu merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Saat ini petani mengalami kekurangan air,” katanya.

Menurut Lucky, sebagian besar lahan pertanian di Indramayu masih berupa sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Akibatnya, banyak petani terpaksa menunda masa tanam, bahkan sebagian mengalami gagal tanam.

“Upaya teknis terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai, dan Kementerian Pertanian melalui normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, hingga pembangunan sumur,” tuturnya.

Lucky Hakim menyampaikan pemerintah juga telah menyiapkan program asuransi gagal panen bagi petani. Namun, karena keterbatasan anggaran, perlindungan tersebut belum dapat menjangkau seluruh petani sehingga sebagian memilih menunda masa tanam untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

“Namun kita juga harus menyadari bahwa semua ini adalah ikhtiar. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah mendengar doa kita, mengumpulkan awan, dan segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama BAZNAS menyalurkan bantuan paket sembako kepada 150 keluarga penerima manfaat (KPM), yang mayoritas merupakan warga lanjut usia di Kecamatan Anjatan. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bukan Sekadar Karnaval, Sedekah Bumi Sudimampir Lor 2026 Menjadi Ruang Syukur, Silaturahmi dan Gotong Royong

26 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Trending di Desa