Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Kasus Water Meter Terbang Terungkap, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu Periksa Oknum Pegawai dan Manajer Cabang

badge-check


					Kasus Water Meter Terbang Terungkap, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu Periksa Oknum Pegawai dan Manajer Cabang Perbesar

Doddy Sudrajat, Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu. (foto/red/IS).

Indramayu, Site – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Indramayu membenarkan adanya kasus water meter terbang atau pemindahan meter air secara ilegal. Temuan tersebut telah ditindaklanjuti melalui pemeriksaan internal terhadap pihak-pihak yang diduga terkait.

Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, Doddy Sudrajat, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang oknum pegawai serta Manajer Cabang Sindang.

“Yang bersangkutan sudah kami tindak sesuai aturan, termasuk Manajer Cabang Sindang untuk dimintai keterangan terkait perihal tersebut,” kata Doddy.

Menurut Doddy, praktik water meter terbang dilarang karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, pemindahan meter air masih dimungkinkan apabila dilakukan sesuai prosedur dan tetap berada di lingkungan rumah pelanggan.

“Secara aturan dilarang. Namun, kalau geser masih dalam lingkungan rumah masih dibolehkan, karena water meter ini merupakan alat ukur untuk membaca penggunaan air pelanggan setiap bulannya,” ujarnya.

Untuk mencegah kasus serupa terulang, Perumdam membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.

“Kalau ada laporan dari masyarakat, kemudian disertai alat bukti yang kuat, kita akan tindak secara tegas,” tegas Doddy.

Sementara itu, Manajer Cabang Sindang, Lina Aryani, mengaku baru mengetahui adanya dugaan praktik water meter terbang di wilayah kerjanya setelah mendapat informasi dari pimpinan.

“Saya baru tahu ketika diminta berkoordinasi oleh pimpinan terkait adanya tindakan tersebut,” terang Lina.

Menurutnya, kasus tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap pegawai di lingkungan kerjanya.

“Dengan adanya kasus ini, menjadi cambuk bagi saya untuk lebih teliti dan waspada terhadap bawahan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu