Kobaran api membakar sejumlah aset di kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong. (foto/red/IS).
Indramayu, Site – Kebakaran hebat melanda kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah aset yang berada di area pelabuhan, diantaranya tiga kapal nelayan, lima tumpukan jaring, satu warung, satu mobil, dan dua sepeda motor.
Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal nelayan. Dugaan tersebut muncul berdasarkan rekaman video yang beredar di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.00 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah berkobar cukup besar dan menjalar ke sejumlah objek di sekitar titik kebakaran.
“Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar tiga kapal nelayan, lima tumpukan jaring, satu warung, satu mobil, serta dua sepeda motor,” kata Jajat.
Jajat menuturkan, lima unit armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman melibatkan 11 personel Damkar yang dibantu anggota TNI dan warga sekitar.
“Pemadaman dilakukan menggunakan lima unit armada dengan melibatkan 11 personel Damkar. Kami juga mendapat bantuan dari TNI dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Menurut Jajat, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Namun, proses pemadaman sempat terkendala asap tebal dan tiupan angin yang cukup kencang sehingga membuat api cepat membesar.
“Hambatannya asap cukup tebal dan angin cukup besar sehingga api cepat membesar,” ujarnya.
Jajat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
“Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Termasuk informasi soal pengisian solar, itu masih perlu pendalaman lebih lanjut oleh pihak yang berwenang,” ujar Jajat.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi di kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong tersebut. (Riyan/red).












