Proses penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima bantuan pangan di Kabupaten Indramayu. (foto/red/IS
Indramayu, Site – Perum Bulog Cabang Indramayu, Jawa Barat, menegaskan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah diberikan secara gratis kepada masyarakat penerima. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun dalam proses penyalurannya.
Kepala Cabang Bulog Indramayu, Apip Wijaya, mengatakan program bantuan pangan pemerintah yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Perum Bulog diperuntukkan bagi masyarakat yang telah ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP).
“Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional memastikan bantuan ini disalurkan sepenuhnya secara gratis kepada masyarakat yang berhak menerima,” tegas Apip, Kamis (10/9/2026).
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendistribusian tidak menarik biaya kepada penerima manfaat. Penegasan itu sekaligus untuk mencegah adanya pungutan liar dalam penyaluran bantuan pangan.
Apip mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya pungutan atau permintaan biaya dalam bentuk apa pun saat menerima bantuan beras.
“Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi,” pungkasnya.
Di Kabupaten Indramayu, penyaluran beras masih berlangsung dan menyasar 317.133 keluarga penerima. Masing-masing keluarga mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi Juli hingga September 2026. Program tersebut disalurkan pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
Bulog memastikan masyarakat penerima tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan bantuan beras tersebut. (Riyan/red)












