Kondisi SPBU Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Indramayu, Jawa Barat, setelah kebakaran yang menghanguskan dua kendaraan. (foto/red/IS)
Indramayu, Site – Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan satu minibus dan satu kendaraan tronton.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Yogie Arief, menyampaikan petugas SPBU sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam yang tersedia. Namun, api masih cukup besar sehingga petugas damkar dikerahkan ke lokasi.
“APAR, CO2 dengan APAB yang ada di pom bensin sudah digunakan untuk berusaha memadamkan, tetapi api masih besar,” ujarnya.
Yogie menerangkan, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Jatibarang tiba sekitar 15 menit setelah kejadian. Petugas langsung melakukan penanganan dan api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.
Menurut Yogie, seorang penumpang minibus mengalami luka bakar pada bagian tangan. Pengemudi dan penumpang mobil itu kemudian dibawa ke Polsek Sukagumiwang untuk dimintai keterangan.
“Dalam minibus ada dua orang, satu sopir dengan satu penumpang,” ucapnya.
Yogie mengungkapkan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Ia juga menyebut tidak ditemukan ledakan sebelum api muncul. Sementara informasi mengenai dugaan penggunaan telepon seluler di dalam mobil masih sebatas dugaan awal.
“Tidak ada ledakan. Adapun informasi mengenai dugaan penggunaan telepon seluler di dalam mobil masih sebatas dugaan awal. Untuk kronologis selanjutnya masih di pihak kepolisian,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto menjelaskan, berdasarkan keterangan pegawai SPBU, api muncul saat minibus sedang mengisi BBM jenis Pertalite.
“Diduga saat sedang mengisi kendaraan dengan Pertalite, tiba-tiba terjadi kebakaran,” jelasnya.
Ia menuturkan, api kemudian menyambar kendaraan tronton yang berada di sebelah minibus. Saat kejadian, tronton tersebut juga sedang mengisi BBM jenis Biosolar.
“Di sampingnya ada kendaraan tronton yang sedang mengisi Biosolar sehingga ikut terbakar,” tuturnya.
Suripto menerangkan, selain membakar dua kendaraan, api juga merusak bagian atap SPBU dan satu pompa pengisian BBM. Namun, kobaran api tidak sampai menyebar ke bagian lain di area SPBU.
Terkait penyebab kebakaran, Suripto menegaskan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
“Kami belum bisa menduga karena ini masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (Riyan/red).












