Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni (tengah), memberikan keterangan kepada wartawan saat kegiatan monitoring dan pengawasan penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Indramayu. (foto/riyan/IS)
Indramayu, Site – Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berlangsung dengan pengawasan dan verifikasi ketat, Senin (22/12/2025).
Pengawasan berlapis ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang berhak sesuai data yang telah ditetapkan.
Pemerintah Desa Dermayu bersama petugas terkait melakukan pengecekan menyeluruh terhadap data Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tercatat sebanyak 319 orang.
Dalam proses penyaluran, setiap penerima diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli. Tahapan verifikasi identitas ini menjadi kunci untuk mencegah potensi kesalahan data maupun penerimaan ganda.
Adapun bantuan pangan yang disalurkan merupakan alokasi untuk bulan Oktober dan November 2025. Setiap PBP menerima dua karung beras masing-masing seberat 10 kilogram atau total 20 kilogram beras.
Selain itu, penerima juga memperoleh minyak goreng sebanyak dua liter per bulan, sehingga total empat liter untuk dua bulan penyaluran.
Petugas Pemdes Dermayu, Zainudin, menegaskan bahwa pihak desa menerapkan seleksi ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Selain pengecekan administrasi, petugas juga mencocokkan kesesuaian data penerima dengan dokumen kependudukan yang dibawa saat pengambilan bantuan.
“Pengecekan data dilakukan dengan sangat teliti. Jika bantuan diwakilkan, yang mewakili harus tercantum dalam kartu keluarga dan membawa identitas diri,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dermayu, Wasjudin, mengapresiasi penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat yang dinilai sangat membantu masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut berkontribusi langsung dalam meringankan beban warga Desa Dermayu, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.
“Alhamdulillah, sebanyak 319 warga Desa Dermayu menerima bantuan pangan. Bantuan ini sangat membantu, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” tuturnya.
Di sisi lain, Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan bahwa Bulog secara konsisten melakukan monitoring dan pengawasan di setiap desa untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan sesuai prosedur.
Pengawasan tersebut dilakukan mulai dari tahap verifikasi hingga penyerahan bantuan kepada penerima.
“Setiap penerima wajib diverifikasi oleh petugas Bulog. Setelah dinyatakan sesuai, penerima juga didokumentasikan melalui foto sebagai bagian dari administrasi,” katanya.
Sri Wahyuni menambahkan, Bulog bersama instansi terkait optimistis penyaluran bantuan pangan dapat berjalan tuntas dan tepat sasaran melalui pengawasan berlapis di lapangan. (Riyan/red)












