Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Camat Balongan dan UPTD Pertanian Bergerak Cepat, Pantau Langsung Sawah Terendam

badge-check


					Camat Balongan dan UPTD Pertanian Bergerak Cepat, Pantau Langsung Sawah Terendam Perbesar

Camat Balongan Bersama UPTD Pertanian Respon Cepat Sawah Banjir, Langsung Tinjau Lokasi. (foto/dok.kjb/IS)

Indramayu, Site – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Indramayu dalam beberapa hari terakhir membuat ribuan hektare lahan pertanian terendam banjir.

Kondisi ini turut berdampak serius pada petani di Kecamatan Balongan yang tengah memasuki masa tanam padi Rendeng.

Dari total 10 desa di Kecamatan Balongan, hampir seluruh sawah yang siap tanam dilaporkan terendam air.

Jika genangan tidak segera surut, ancaman gagal tanam hingga penurunan produksi padi pun tak terelakkan.

Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kecamatan Balongan bersama UPTD Pertanian mengintensifkan pemantauan debit air di pintu-pintu air serta menyusuri saluran irigasi agar aliran air dapat segera mengalir ke hilir.

Camat Balongan Ade Sukma Wibowo didampingi Sekmat Balongan Dasuki serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melalui UPTD Pertanian Balongan turun langsung meninjau sejumlah lahan sawah terdampak banjir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan masih berpotensi berlangsung hingga Februari mendatang. Forkopimcam Balongan akan terus memantau perkembangan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu disertai angin kencang,” ujar Ade, Jumat (23/01/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat akan potensi pohon tumbang dan angin puting beliung.

“Jika terjadi kerusakan rumah atau pohon tumbang yang mengganggu aktivitas warga, segera laporkan kepada pemerintah setempat agar cepat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pertanian Balongan, Lia Fitriyani, menyampaikan bahwa sekitar 195 hektare lahan sawah di 10 desa terendam banjir, sebagian di antaranya sudah memasuki masa tanam.

“Curah hujan yang masih tinggi menjadi penyebab utama. Namun potensi gagal panen masih relatif kecil karena sebagian petani belum melakukan tanam secara menyeluruh,” ungkap Lia.

Menurutnya, pihak UPTD merespons cepat setiap aduan petani dengan turun langsung ke lapangan sekaligus memberikan edukasi agar petani tetap berikhtiar menghadapi kondisi alam.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan update cuaca ekstrem terkini,” tambahnya.

Lia berharap petani aktif membersihkan saluran air yang tersumbat sampah maupun endapan tanah agar genangan cepat surut.

“Kami berharap hujan segera mereda sehingga aktivitas pertanian bisa kembali normal,” pungkasnya.

Para petani pun berharap kondisi cuaca segera membaik agar masa tanam berikutnya tidak terganggu dan produktivitas pertanian tetap terjaga. (Red/kjb)

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu