Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Ditpolair Baharkam Serap Aspirasi Nelayan Indramayu, Pendangkalan Muara Karangsong Jadi Sorotan

badge-check


					Ditpolair Baharkam Serap Aspirasi Nelayan Indramayu, Pendangkalan Muara Karangsong Jadi Sorotan Perbesar

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berfoto bersama Ketua GNP dan perwakilan nelayan usai menggelar dialog. (foto/red/IS).

Indramayu, Site – Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri menyerap aspirasi nelayan di Kabupaten Indramayu dalam kegiatan sambang dan dialog bersama Ketua Gerakan Nelayan Pantura (GNP) beserta perwakilan nelayan, Jumat (7/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, persoalan pendangkalan Muara Karangsong menjadi keluhan utama karena dinilai menghambat aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan.

Kegiatan yang dilaksanakan Subdit Intelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri bersama Kapal Polisi Pelatuk 3013 itu juga menjadi sarana memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir sekaligus memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan.

Ketua GNP, Kajidin, menyampaikan para nelayan mengapresiasi kehadiran Ditpolair yang turun langsung mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir. Menurutnya, komunikasi antara kepolisian dan nelayan menjadi langkah positif untuk mencari solusi terhadap berbagai kendala yang selama ini terjadi.

Ia menjelaskan, persoalan paling mendesak saat ini adalah pendangkalan Muara Karangsong yang semakin parah, terutama saat musim timur. Kondisi tersebut menyebabkan alur pelayaran menjadi dangkal sehingga kapal-kapal nelayan kesulitan keluar masuk pelabuhan dan berisiko kandas.

“Dampak lainnya adalah terganggunya aktivitas penangkapan ikan, meningkatnya biaya operasional, serta menurunnya produktivitas dan pendapatan nelayan,” jelas Kajidin.

Kajidin berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret melalui normalisasi Muara Karangsong serta perbaikan breakwater atau pemecah gelombang.

“Upaya ini diperlukan untuk mengurangi sedimentasi, memperlancar akses pelayaran, meningkatkan keselamatan nelayan, serta mendukung aktivitas perikanan di wilayah Indramayu,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kanit II Opsnal Subdit Intelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kompol Hadi Suryadinata, mengatakan pihaknya memahami persoalan pendangkalan muara berdampak langsung terhadap keselamatan pelayaran maupun perekonomian masyarakat pesisir.

“Aspirasi yang disampaikan para nelayan akan kami himpun sebagai bahan informasi dan masukan kepada pimpinan, kementerian maupun pemerintah daerah sesuai kewenangannya. Kami berharap normalisasi muara dan perbaikan breakwater dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas perikanan kembali lancar, keselamatan pelayaran semakin terjamin, dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus meningkat,” kata Hadi.

Hadi menambahkan Polri akan terus hadir sebagai mitra masyarakat pesisir. Ia juga mengajak para nelayan menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan serta segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang melanggar hukum.

Sementara itu, Komandan Kapal Polisi Pelatuk 3013, Ipda Capt Najib Mahadi, mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

“Kami mengimbau kepada para nelayan agar memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar, memastikan alat keselamatan dan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia di kapal, melengkapi radio VHF sebagai sarana komunikasi, serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap mesin dan instalasi kelistrikan untuk mencegah kecelakaan maupun kebakaran di laut,” imbaunya.

Melalui kegiatan tersebut, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat pesisir, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan tetap aman dan kondusif. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bukan Sekadar Karnaval, Sedekah Bumi Sudimampir Lor 2026 Menjadi Ruang Syukur, Silaturahmi dan Gotong Royong

26 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Trending di Desa