Acara Sertijab Kuwu Desa Santing Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu dari Hj Sairoh ke H Tarman, SE. (foto/nopianto/IS)
Indramayu, Site – Deretan kursi tertata rapi di Balai Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Senin (16/2/2026) pagi, menjadi saksi momentum penting perjalanan desa.
Hari itu, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah tangan dalam prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kuwu.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nomor 400.10.2.4/167/Pemdes.
Setelah sebelumnya dilantik, kini Kuwu terpilih periode 2026–2034, H Tarman, resmi memulai tugasnya memimpin Desa Santing selama delapan tahun ke depan.
Suasana berlangsung haru sekaligus penuh harapan. Ada rasa kehilangan saat melepas kuwu lama yang telah menuntaskan masa baktinya, namun juga tumbuh optimisme menyambut kepemimpinan baru.
Bagi warga Santing, pergantian ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan awal keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Losarang, Encep Ria Setiadi, berharap Desa Santing terus maju selaras dengan cita-cita masyarakat, meski saat ini terdapat perbedaan besaran anggaran Dana Desa dibanding periode sebelumnya.
“Sebuah PR besar bagi Pak Haji untuk membawa Desa Santing sesuai visi misinya, yakni Santing Asih. Jangan dibanding-bandingkan dengan kuwu sebelumnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan anggaran yang tidak sebesar dulu, diperlukan inovasi dan terobosan agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Adanya serah terima ini menjadi garis pembatas. Setelah penyerahan memori jabatan, tanggung jawab pembangunan Desa Santing sepenuhnya beralih kepada kuwu yang baru,” tambahnya.
Periode jabatan 2026–2034 tentu bukan waktu singkat. Tantangan digitalisasi desa, penguatan ketahanan pangan, hingga pembangunan infrastruktur telah menanti.
Balai Desa Santing pagi itu menjadi saksi awal komitmen pengabdian yang mulai diikrarkan.
Sementara itu, H Tarman menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk bersatu mendukung pembangunan.
“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj Sairoh yang telah mendedikasikan diri demi pembangunan Desa Santing. Kedua, terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai saya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia menegaskan, tanpa dukungan masyarakat, roda pemerintahan tidak akan berjalan maksimal.
“Kompetisi sudah selesai. Jangan ada lagi yang memecah belah. Mari kita bersama sukseskan visi misi Santing Asih, Agamis, Sejahtera, Indah, dan Harmonis,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Hj Sairoh, Kuwu Desa Santing periode 2018–2026, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
Dengan haru, ia menyatakan siap mendukung dan bekerja sama demi kemajuan Desa Santing ke depan.
Dengan berakhirnya prosesi sertijab, tuntas pula masa transisi kepemimpinan di Desa Santing.
Kini, harapan warga bertumpu pada langkah awal H Tarman dalam mewujudkan janji politik menjadi program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (Nopianto)










