Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Harga di Bawah Pasaran, Gerakan Pangan Murah di Mapolres Indramayu Diserbu Warga

badge-check


					Harga di Bawah Pasaran, Gerakan Pangan Murah di Mapolres Indramayu Diserbu Warga Perbesar

Warga mengantre di halaman Mapolres Indramayu saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). (foto/rian/IS)

Indramayu, Site – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Mapolres Indramayu, Selasa (24/2/2026) sore, diserbu warga.

Dalam tiga jam pelaksanaan, pukul 15.00–18.00 WIB, antrean mengular di berbagai stan bahan pokok.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menegaskan GPM merupakan bentuk kepedulian Polri bersama pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat di awal Ramadan.

“Gerakan Pangan Murah ini dimaksudkan membantu masyarakat dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar masyarakat bisa terbantu,” ujarnya.

Program ini merupakan kolaborasi Polres Indramayu, Perum Bulog Cabang Indramayu, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu.

Sinergi tersebut memastikan warga mendapat akses langsung terhadap bahan pokok berkualitas dengan harga di bawah pasaran.

Beragam komoditas strategis disediakan. Beras SPHP dijual Rp57.500 per 5 kg, beras medium Rp62.500, dan premium Rp67.500.

Tersedia pula beras Setra Ramos Rp73.000 per 5 kg, gula pasir Rp16.000 per kg, tepung terigu Rp8.500 per kg, serta telur ayam Rp30.000 per kg.

Untuk kebutuhan protein, daging sapi dibanderol mulai Rp45.000 hingga Rp120.000 per kg.

Minyak goreng kemasan 2 liter dijual Rp30.000, sementara cabai dan sayuran dipasarkan mulai Rp5.000 per paket.

Fajar memastikan kegiatan ini akan digelar berkelanjutan hingga mendekati Lebaran.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Bulog secara kontinu dari awal Ramadan sampai menjelang Idulfitri,” kata dia.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menyebut pihaknya menyiapkan sekitar dua ton beras dan 50 dus Minyakita untuk mendukung GPM.

Menurutnya, lokasi yang dekat dengan Gudang Pekandangan memudahkan suplai tambahan jika stok menipis.

“Tadi kita membawa sekitar dua ton beras. Kalau kurang bisa langsung suplai. Stok beras dan minyak kami pastikan aman sejak sebelum Ramadan hingga menjelang Lebaran,” jelasnya.

Ia menambahkan seluruh komoditas mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau harga sesuai HET, Minyakita Rp15.700. Untuk beras, SPHP di kisaran Rp11.500 per kg,” tegas Sri Wahyuni.

Manfaat GPM dirasakan langsung warga. Dini, salah satu pembeli, mengaku membelanjakan sekitar Rp150.000 untuk beras organik, sayuran, hingga kurma.

“Semoga sering-sering diadakan Gerakan Pangan Murah. Harganya termasuk murah, apalagi di sini sudah dikemas rapi dan lengkap,” ungkapnya. (Rian/red)

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu