Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi di Jabar Capai 98.011 Ton, Indramayu 7.970 Ton

badge-check


					Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi di Jabar Capai 98.011 Ton, Indramayu 7.970 Ton Perbesar

Gudang pupuk lini III di Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menyimpan stok pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani menjelang musim tanam. (foto/red/IS).

Indramayu, Site – Stok pupuk bersubsidi di Jawa Barat mencapai 98.011,8 ton per 15 Oktober 2026, menjelang musim tanam pada Oktober–Maret. Persediaan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan petani saat musim hujan mulai tiba, yang diperkirakan berlangsung pada pekan ketiga Oktober 2026.

Berdasarkan data Pupuk Kujang Cikampek, stok tersebut terdiri dari 69.212,7 ton pupuk urea dan 28.799 ton pupuk NPK. Khusus di Kabupaten Indramayu, stok pupuk urea bersubsidi mencapai 7.970 ton.

VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana, mengatakan perusahaan tetap menjalankan produksi untuk menjaga ketersediaan pupuk meski kemarau panjang membuat banyak petani menunda masa tanam.

“Langkah ini diambil demi menjamin ketersediaan pupuk saat para petani mulai memasuki masa tanam, sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan strategis nasional,” kata Idho, Selasa (19/10/2026).

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, wilayah tersebut telah memasuki fase peralihan musim pada dasarian kedua Oktober 2026. Musim hujan diperkirakan mulai pada pekan ketiga Oktober, bergerak dari wilayah selatan menuju bagian tengah hingga utara Jawa Barat.

Peralihan musim tersebut menjadi momentum bagi petani untuk kembali mempersiapkan penanaman. Idho memastikan petani dapat memperoleh pupuk bersubsidi melalui kios resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi para petani tak perlu khawatir, bisa segera menebus di kios resmi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Idho.

Selain menjaga produksi, Pupuk Kujang juga mempertahankan ketersediaan pupuk bersubsidi dan nonsubsidi untuk menghadapi peningkatan kebutuhan selama musim tanam. Persediaan di sejumlah wilayah Jawa Barat diharapkan dapat menunjang kegiatan pertanian ketika hujan mulai turun.

Idho menuturkan, kemarau panjang yang diwarnai fenomena El Nino menjadi tantangan bagi petani. Kondisi tersebut juga menjadi ujian bagi jaringan logistik dan rantai pasok pupuk agar tetap berjalan dengan baik.

“Pupuk Kujang berkomitmen penuh untuk mendampingi petani dan memastikan para petani tidak menghadapi tantangan kemarau ini sendirian,” tuturnya. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu