Nuansa Shanghai Tempo Dulu, Old Shanghai Jadi Magnet Wisata Baru Jakarta. (foto/nopianto/IS)
Jakarta, Site – Liburan bernuansa Asia kini tak perlu jauh ke luar negeri. Kawasan Old Shanghai Sedayu City, Kelapa Gading, Jakarta Timur, sukses mencuri perhatian wisatawan dengan atmosfer pecinan klasik ala Shanghai era 1920-an.
Destinasi tematik ini menawarkan pengalaman budaya Tionghoa yang kental melalui arsitektur khas, lorong-lorong bergaya kota tua, lampion merah, hingga gerbang tradisional yang menciptakan suasana autentik.
Salah satu pengunjung asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sugiarti (60), mengaku terkesan dengan nuansa yang dihadirkan.
“Suasana pecinan di Old Shanghai ini benar-benar seperti datang langsung ke China,” ujar Sugiarti saat ditemui di lokasi, Minggu (1/2/2026).
Ia mengaku singgah ke tempat tersebut usai mengantar anaknya magang di Rumah Sakit Angkatan Udara.
“Sekalian mampir karena penasaran, ternyata suasananya memuaskan,” tambahnya sambil tersenyum.
Tak hanya memanjakan mata, kawasan ini juga menjadi surga bagi pencinta fotografi dengan beragam spot Instagramable seperti Dragon Alley, pagoda ikonik, mural tematik, hingga area klenteng yang dilengkapi patung dewa mitologi Tionghoa dan Jenderal Guan Yu, menambah nuansa spiritual yang kental.
Dari sisi kuliner, Old Shanghai menghadirkan konsep alfresco dining dengan pilihan makanan yang beragam, mulai dari jajanan UMKM hingga restoran besar, baik halal maupun non-halal.
Kawasan ini juga ramah keluarga dan hewan peliharaan (pet-friendly), dilengkapi fasilitas arena permainan, ATM center, toilet bersih, serta area parkir luas.
Menariknya, seluruh keindahan dan fasilitas di Old Shanghai dapat dinikmati secara gratis tanpa tiket masuk.
Kehadiran destinasi ini membuktikan bahwa wisata tematik berbasis budaya mampu menjadi magnet pariwisata sekaligus sarana edukasi budaya bagi masyarakat luas. (Nopianto/red)







