Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Desa

Kini Tak Lagi Was-was, Jalur Toang Jangga Losarang Disulap Jadi Terang

badge-check


					Kini Tak Lagi Was-was, Jalur Toang Jangga Losarang Disulap Jadi Terang Perbesar

Jalan Toang Desa Jangga Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu saat malam hari. (foto/nopianto/IS)

Indramayu, Site – Harapan warga Desa Jangga, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu untuk memiliki akses jalan yang terang benderang akhirnya terwujud.

Jalur “toang” atau area jalan yang tanpa rumah itu selama ini dikenal gelap dan rawan.

Namun, saat ini warga merasa lega, pasalnya, kini di areal jalur tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) bantuan dari program milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Langkah nyata ini menuai apresiasi luas dari masyarakat setempat yang merasa produktivitas dan keamanan mereka menjadi meningkat secara signifikan.

“Alhamdulillah, jalannya sudah terang. Jadi ditakut lagi kalau pulang pergi malam-malam, terima kasih pak KDM,” ucap Rusdi warga Desa Rajaiyang, Selasa (20/1/2026)

Jalur jalan toang yang ada di Kabupaten Indramayu khususnya di Desa Jangga menjadi momok menakutkan bagi para pengendara maupun warga yang melintas saat malam hari.

Tanpa adanya lampu penerangan yang memadai, risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang terbatas sangat tinggi.

Selain itu, kondisi jalan yang gelap kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kriminal.

“Sudah lama kami mengeluhkan kondisi gelap di jalur ini,” tambahnya.

Pemasangan PJU di titik-titik jalan milik Pemprov Jabar ini merupakan bagian dari komitmen KDM (Kang Dedi Mulyadi) Gubernur Jawa Barat dalam memperhatikan infrastruktur di tingkat desa, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Baginya, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan instrumen penting untuk menjamin rasa aman rakyat kecil seperti petani dan buruh pabrik yang sering pulang larut malam.

Masyarakat berharap langkah yang dilakukan oleh Kang Dedi Mulyadi dapat menjadi inspirasi bagi pemangku kebijakan lainnya untuk lebih peka terhadap kebutuhan mendasar di pelosok daerah.

Dengan terangnya jalur toang Jangga, aktivitas ekonomi warga kini tidak lagi terhambat oleh waktu, dan rasa was-was saat berkendara malam hari. (Nopianto/red)

Baca Lainnya

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bukan Sekadar Karnaval, Sedekah Bumi Sudimampir Lor 2026 Menjadi Ruang Syukur, Silaturahmi dan Gotong Royong

26 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Gerakan Pangan Murah, Beras SPHP Bulog Diserbu Warga Malangsemirang Indramayu

21 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Niat Lerai Perkelahian, Petani di Indramayu Tewas Dikeroyok dan Ditusuk

16 Oktober 2026 - 18:42 WIB

143 Siswa Keracunan Usai Santap MBG, Dinkes Duga Ayam Tepung Jadi Pemicu

6 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Trending di Desa