Warga menerima bantuan pangan beras secara simbolis saat peluncuran penyaluran bantuan pangan di Desa Terusan, Kecamatan Sindang. (foto/red/IS).
Indramayu, Site – Sebanyak 317.133 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menerima bantuan pangan beras 30 kilogram per keluarga. Bantuan untuk alokasi Juli hingga September 2026 tersebut mulai disalurkan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Penyaluran bantuan secara simbolis diluncurkan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Jumat (14/8/2026) sore. Di desa tersebut, 981 keluarga menerima bantuan beras yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga selama musim kemarau.
Lucky Hakim mengatakan bantuan pangan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi.
“Penyaluran bantuan pangan ini adalah bukti kepedulian negara agar warga Kabupaten Indramayu, terutama yang membutuhkan, tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Lucky.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Kementerian Dalam Negeri untuk memantau stok pangan serta mengendalikan inflasi di daerah.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Apip Wijaya, memastikan ketersediaan beras untuk program bantuan tersebut dalam kondisi aman dan siap disalurkan kepada seluruh penerima manfaat.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban warga. Kami pastikan penyaluran berjalan baik, tepat sasaran, dan tanpa kendala di lapangan,” ujar Apip.
Program bantuan pangan beras ini menjadi salah satu intervensi pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Indramayu. (Riyan/red).












