Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Sawah Toang Ranjeng Losarang Dikepung Banjir, Ratusan Hektar Terancam Gagal Tanam

badge-check


					Sawah Toang Ranjeng Losarang Dikepung Banjir, Ratusan Hektar Terancam Gagal Tanam Perbesar

Tangkapan layar vidio facebook Wa Bonol Sugestifm. (foto/red/IS)

Indramayu, Site – Ratusan hektar lahan persawahan di Kedong Toang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, terendam banjir dan memicu kekhawatiran petani akan ancaman gagal tanam.

Genangan air dilaporkan menutupi hampir seluruh area sawah.
Kondisi tersebut viral setelah diunggah ke media sosial Facebook oleh akun Wa Bonol Sugestifm, Kamis (08/01/2026).

Dalam unggahan itu terlihat hamparan sawah berubah menjadi genangan luas menyerupai lautan, sehingga menarik perhatian warganet.

Banjir diduga dipicu curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, diperparah sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.

Padahal sebelumnya, lahan sawah di wilayah tersebut dilaporkan masih dalam kondisi kering.

Sejumlah komentar warga bernada kaget dan cemas membanjiri unggahan tersebut. Salah satu warganet menulis, “LG wingi masih asat, saiki wis banjir ya wa,” menggambarkan perubahan kondisi sawah yang terjadi begitu cepat.

Kekhawatiran juga datang dari petani yang baru memulai masa tanam.

“Dau tebar wa, banjiran maning,” tulis seorang pengguna Facebook, mengisyaratkan benih padi yang baru ditebar kini terancam rusak akibat genangan air.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan penanganan agar air cepat surut dan potensi kerugian petani dapat diminimalkan. (Nopianto)

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

25 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Trending di Indramayu