Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Spinindo Group Dukung Pengembangan Kedelai di Indramayu untuk Perkuat Ketahanan Pangan

badge-check


					Spinindo Group Dukung Pengembangan Kedelai di Indramayu untuk Perkuat Ketahanan Pangan Perbesar

Direktur Utama PT Spinindo Group, Anto Sudaryanto, memberikan keterangan saat kegiatan penanaman perdana kedelai di lahan HGU PG Rajawali II, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (foto/red/IS).

 

Indramayu, Site – PT Spinindo Group melalui PT Spinindo Sarana Pangan mendukung pengembangan budidaya kedelai di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi kedelai nasional dan memperkuat ketahanan pangan.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan perusahaan dalam penanaman kedelai seluas 210 hektare di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PG Rajawali II, Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Koperasi Bareng-Bareng Sugih (BBS), TNI Angkatan Laut, pihak swasta, dan ratusan petani setempat.

Direktur Utama PT Spinindo Group, Anto Sudaryanto, mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kawasan kedelai yang digagas Prof Ali Zum Mashar. Pada tahap awal, PT Spinindo Sarana Pangan akan berkontribusi dalam pengembangan sekitar 200 hektare lahan dari target total 1.000 hektare yang direncanakan di Indramayu.

“Hari ini dilakukan penanaman kedelai seluas 210 hektare sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, khususnya di Indramayu. Prof Ali memiliki rencana mengembangkan 1.000 hektare lahan kedelai dan kami siap mendukung sekitar 200 hektare yang akan mulai direalisasikan dalam waktu dekat,” kata Anto.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi faktor penting untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan, terutama pada komoditas kedelai yang hingga kini masih banyak dipenuhi melalui impor.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai mitra strategis untuk bersama-sama mewujudkan swasembada pangan, khususnya kedelai,” ujarnya.

Anto menjelaskan, varietas kedelai yang ditanam merupakan hasil pengembangan Prof Ali Zum Mashar dan didukung penggunaan pupuk yang diyakini mampu meningkatkan produktivitas panen.

“Kedelai yang ditanam merupakan varietas yang dikembangkan Prof Ali. Dengan dukungan teknologi budidaya dan pemupukan yang tepat, produktivitas yang biasanya sekitar 2 ton per hektare berpotensi meningkat menjadi 4 hingga 5 ton per hektare,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program pengembangan kedelai membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, petani, akademisi, inovator hingga pelaku usaha.

“Kita harus bekerja sama antara pemerintah, petani, akademisi, inovator, dan pengusaha. Target ini dapat dicapai apabila seluruh komponen tersebut mampu bersinergi dengan baik,” terang Anto.

Program pengembangan kedelai di Indramayu diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bukan Sekadar Karnaval, Sedekah Bumi Sudimampir Lor 2026 Menjadi Ruang Syukur, Silaturahmi dan Gotong Royong

26 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Trending di Desa