Menu ✖

Mode Gelap
Tuntaskan Penanaman dan Pemeliharaan 165 Ribu Mangrove, Project R&P Balongan Dorong Pemulihan Pesisir Indramayu Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Perkuat Sinergi PIS dan PTK, Jaga Distribusi Energi Nasional Dukung Cegah Stunting, Pertamina Balongan Berikan Pendampingan Gizi bagi Orang Tua Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

Indramayu

Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu

badge-check


					Prabowo Salurkan 220 Becak Listrik untuk Lansia di Indramayu Perbesar

Sebanyak 220 becak listrik disalurkan kepada pengemudi becak Lansia di Kabupaten Indramayu. (foto/red/Riyan).

Indramayu, Site – Sebanyak 220 becak listrik disalurkan kepada pengemudi becak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026). Bantuan ini diharapkan meringankan beban pengemudi, terutama mereka yang sudah lanjut usia, agar tetap bisa mencari nafkah untuk keluarga.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Menurutnya, bantuan becak listrik tidak hanya ditujukan kepada pengemudi, tetapi juga membantu keluarga mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto yang sudah membantu masyarakat melalui bantuan becak listrik. Ini bukan sekadar bantuan becak kepada satu orang, tetapi juga bantuan untuk keluarganya,” kata Lucky.

Lucky menyebut, sementara ini Indramayu menjadi salah satu daerah dengan jumlah penerima becak listrik terbanyak di Jawa Barat. Ia juga mengapresiasi peran Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Kasan Basari, yang dinilai turut mendorong percepatan penyaluran bantuan di daerah tersebut.

Menurut Lucky, penggunaan tenaga listrik dapat membantu pengemudi becak yang mulai mengalami keterbatasan fisik karena faktor usia. Dengan demikian, mereka tetap dapat bekerja tanpa harus mengandalkan tenaga kayuh sepenuhnya.

“Bantuan ini juga untuk pralansia dan lansia. Kita bisa membayangkan ketika mereka sudah semakin tua, kekuatan kaki dan otot mulai melemah, tetapi mereka masih harus mencari uang. Dengan becak listrik, mereka tidak perlu menggunakan tenaga sebanyak sebelumnya,” ujarnya.

Pemkab Indramayu, lanjut Lucky, akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengupayakan fasilitas pengisian daya gratis di sejumlah lokasi yang biasa menjadi tempat mangkal pengemudi becak.

Ia juga mengingatkan agar becak listrik yang diterima tidak diperjualbelikan atau disewakan kepada pihak lain. Jika penerima tidak lagi ingin menggunakannya, becak tersebut dapat dikembalikan kepada pihak yang melakukan pendataan.

Ketua Koordinator Becak Listrik Indonesia sekaligus Ketua YGSN Jawa Timur, Ana Setiawati, menyampaikan bahwa program bantuan tersebut direncanakan berlangsung hingga 2028 dengan sasaran sekitar 70.000 hingga 80.000 pengemudi becak di seluruh Indonesia.

“Data becak yang sudah masuk sementara ini di seluruh Indonesia lebih dari 70.000, tetapi dibulatkan menjadi 80.000,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran dilakukan secara bertahap karena kapasitas produksi becak listrik masih terbatas. Adapun untuk kerusakan, becak listrik memiliki garansi selama satu tahun dari PINDAD selaku produsen.

“Jika terjadi kerusakan dalam masa garansi, penerima dapat menyampaikan laporan melalui dinas perhubungan atau pengurus DPC untuk diteruskan kepada YGSN. Selanjutnya, YGSN akan meminta PINDAD menindaklanjuti kerusakan tersebut,” jelasnya.

Ana menambahkan, penerima bantuan saat ini diprioritaskan bagi pengemudi berusia 55 tahun ke atas, terutama lansia. Pada tahap berikutnya, sasaran penerima direncanakan diperluas ke kelompok usia yang lebih muda setelah pengemudi lansia di suatu wilayah terakomodasi.

Sementara itu, Muktadi (74), warga Pekandangan, bantuan becak listrik menjadi harapan untuk tetap bekerja meski usianya tidak lagi muda. Ia telah hampir 20 tahun bekerja sebagai pengemudi becak kayuh untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Setiap pagi sekitar pukul 06.30 WIB, Muktadi berangkat mencari penumpang di kawasan Sindang. Ia melayani perjalanan ke sejumlah tujuan, seperti Pasar Baru, Penjalin, Terusan, hingga Singaraja. Sekitar pukul 13.00 WIB, ia biasanya pulang dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Kadang-kadang dapat Rp40.000 sampai Rp50.000. Kalau sedang kosong, Rp35.000 juga sudah pulang,” ujar Muktadi.

Di usianya yang telah menginjak 74 tahun, mengayuh becak semakin berat, terutama ketika harus menempuh perjalanan jauh atau menghadapi angin kencang. Karena itu, Muktadi berharap becak listrik dapat meringankan pekerjaannya agar tetap bisa mencari nafkah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan membantu. Tadinya pakai kaki, sekarang pakai mesin. Jadi lebih ringan untuk mencari nafkah demi istri dan anak,” ungkapnya.

Muktadi mengaku siap kembali menarik becak dengan kendaraan listrik tersebut. Ia telah mencoba mengendarainya dan akan mengikuti pelatihan penggunaan.

Di sisi lain, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Kasan Basari, berpesan agar para penerima merawat becak listrik yang telah diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang untuk menunjang pekerjaan mereka.

Ia berharap bantuan tersebut menjadi sarana bagi pengemudi becak untuk terus memperoleh penghasilan bagi keluarga.

“Becak ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi jadikanlah alat perjuangan untuk memberikan nafkah buat keluarga yang ada di rumah. Mudah-mudahan ini membawa berkah,” pungkas Kasan. (Riyan/red).

Baca Lainnya

Rumah Mewah di Indramayu Dirampok, Pemilik Diduga Dibunuh, Emas Setengah Kilogram Raib

3 November 2026 - 18:20 WIB

Momen Humanis Kapolres Indramayu, Duduk di Aspal Bersama Mahasiswa Pendemo

30 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Perketat Pengawasan, Bulog Indramayu Monitoring 31 Kios Penyalur Beras SPHP

30 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kapal di Atas 60 GT Kesulitan Melaut, GNP Perjuangkan Perbaikan Muara Karangsong Indramayu

28 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Lucky Hakim Pastikan Pemerintahan Indramayu Tetap Normal meski Wabup Ditahan

25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Trending di DPRD